Menu
Solusi kebutuhan sehari-hari anda
081225617925
081225617934
081289990579
5C7DAD5F

( pcs)
jmlBarangBerat (Kg)Total
keranjang anda kosong
0 0,00Rp 0
Selesai Belanja
Buka tiap hari mulai hari Senin s.d Ahad, dari Jam 10.00 s.d 22.00

KATA TANYA, KATA GANTI ORANG, DAN KATA GANTI KEPEMILIKAN DALAM BAHASA HINDI

Rabu, Januari 17th 2018.

KATA TANYA, KATA GANTI ORANG, DAN KATA GANTI KEPEMILIKAN DALAM BAHASA HINDI

1). Kata Tanya
– Apa : क्या (Kya)
– Mengapa : क्यों (Kyon)
– Bagaimana : कैसा (Kaisa)
– Siapa : कौन (Kaun)
– Berapa : कितना (Kitna)
– Kapan : कब (Kab)
– Di mana / ke mana : कहां (Kahaan)
Kata tanya ‘kaisa’ bisa saja berubah menjadi ‘kaisi’ atau ‘kaise’ tergantung jenis kelamin kata benda yang digunakan bersama kata tanya tersebut. Begitu pun dengan ‘kitna’.
Kata tanya ‘kitna’ bisa saja berubah menjadi ‘kitni’ atau ‘kitne’ tergantung jenis kelamin kata benda yang digunakan bersamanya.
* ‘Kaisa’ akan berubah menjadi ‘Kaisi’ jika kata benda yang digunakan berjeniskelamin feminin, baik yang berjumlah satu ataupun lebih dari satu.
* ‘Kaisa’ akan berubah menjadi ‘Kaise’ jika kata benda yang digunakan berjeniskelamin maskulin yang berjumlah lebih dari satu. Sedangkan ‘Kaisa’ digunakan untuk kata benda berjeniskelamin maskulin tunggal atau yang berjumlah hanya satu.
Begitu pun dengan ‘Kitna’.
2). Kata Ganti Orang
– Saya / aku : मैं (Main)
– Anda : आप (Aap)
– Kamu : तुम (Tum)
– Kau : तु (Tu)
– Kita / kami : हम (Hum)
– Dia : – यह (Yeh) (dekat)
– वह (Woh) (jauh)
– Mereka : – ये (Ye) (dekat)
– वे (Ve) (jauh)
Seperti yang kita ketahui, ada 3 kata yang bisa digunakan untuk menyatakan kata ganti orang kedua tunggal, yaitu Aap, Tum, dan Tu. Lalu, apa perbedaan di antara ketiganya?
Seperti yang bisa kalian lihat di atas:
– ‘Aap’ digunakan untuk orang yang lebih tua dari kita atau orang yang dianggap dihormati. ‘Aap’ sama seperti kata ‘Anda’ dalam bahasa Indonesia.
– ‘Tum’ digunakan untuk teman sebaya atau orang yang sudah akrab dengan kita.
– ‘Tu’ digunakan untuk orang yang sudah benar-benar akrab dengan kita. ‘Tu’ juga biasa digunakan oleh orangtua pada anaknya. Kalian akan dianggap sangat tidak sopan jika menggunakan kata ‘Tu’ kepada orang yang lebih tua dari kalian.
Lalu, bagaimana dengan kata ganti orang ketiga tunggal dan jamak?
Ya, kata ganti orang ketiga tunggal dan jamak dalam bahasa Hindi dibedakan berdasarkan jarak orang yang berbicara dengan orang yang dibicarakan, bukan berdasarkan jenis kelamin seperti dalam bahasa Inggris.
Misal, kalian sedang membicarakan seorang artis yang sangat kalian sukai dengan teman kalian. Nah, tentu saja si ‘artis’ ini yang sedang kalian bicarakan tidak ada di dekat kalian dong?
Maka kalian harus pakai kata ganti orang ketiga tunggal jauh, yaitu Woh.
Begitu pun sebaliknya.
3). Kata Ganti Kepemilikan
– Milikku : मेरा, मेरी, मेरे (Mera, meri, mere)
– Milik Anda : आपका, आपकी, आपके (Aapka, aapki, aapke)
– Milikmu : तुमहारा, तुमहारी, तुमहारे (Tumhara, tumhari, tumhare)
– Milik kau : तेरा, तेरी, तेरे (Tera, teri, tere)
– Milik kita : हमारा, हमारी, हमारे (Hamara, hamari, hamare)
– Miliknya : – इसका, इसकी, इसके (Iska, iski, iske)
– उसका, उसकी, उसके (Uska, uski, uske)
– Milik mereka : – इनका, इनकी, इनके (Inka, inki, inke)
– उनका, उनकी, उनके (Unka, unki, unke)

Lho kok ada tiga?
Apa bedanya?
Seperti yang kita ketahui, semua kata benda dalam bahasa Hindi memiliki jenis kelamin, yaitu maskulin dan feminin. Jenis kelamin kata benda itu sangat penting untuk kita ketahui karena akan berpengaruh pada kalimat, termasuk penggunaan kata ganti kepemilikan. Lalu apa bedanya?
– Kata ‘Mera’ digunakan untuk kata benda berjeniskelamin maskulin yang berjumlah hanya satu.
– Kata ‘Meri’ digunakan untuk kata benda berjeniskelamin feminin, baik yang berjumlah hanya satu atau lebih dari satu.
– Kata ‘Mere’ digunakan untuk kata benda berjeniskelamin maskulin yang berjumlah lebih dari satu.
Aturan-aturan seperti di atas berlaku untuk semua kata ganti kepemilikan dalam bahasa Hindi.
Contoh:
– मेरा नाम
(Mera naam)
(Namaku)
Kenapa dalam kalimat di atas menggunakan kata ‘Mera’?
Jawabannya… karena kata ‘naam’ adalah kata benda yang berjeniskelamin maskulin. Jadi, walau yang berbicara adalah seorang perempuan, tetap harus pakai ‘mera’ dan akan salah besar jika menggunakan kata ‘meri’.
– तुमहारी किताब
(Tumhari kitaab)
(Bukumu)
Kenapa pakai ‘tumhari’?
Jawabannya… karena kata ‘kitaab’ adalah benda yang berjeniskelamin feminin. Jadi, harus pakai ‘tumhari’ dan akan salah besar jika memakai kata ‘tumhara’.
Dll.
फिर मिलेंगे!
(Phir milenge!)

Share Button

Produk terbaru

Rp 45.000
Rp 45.000
Order Sekarang » SMS : 081225617934
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangRahasia Ilmu Laduni (Hard Cover)
Harga Rp 45.000
Lihat Detail
Rp 65.000
Rp 65.000
Order Sekarang » SMS : 081225617934
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangRahasia Asmaul Husna
Harga Rp 65.000
Lihat Detail
Rp 165.000
Rp 165.000
Order Sekarang » SMS : 081225617934
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangIKHTISAR IHYA ULUMIDDIN
Harga Rp 165.000
Lihat Detail
Rp 80.000
Rp 80.000
Order Sekarang » SMS : 081225617934
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama Barang20 Hari Bisa Paham al-Quran dengan Tafsirnya “Metode 3 in 1”
Harga Rp 80.000
Lihat Detail
Rp 69.000
Rp 69.000
Order Sekarang » SMS : 081225617934
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPanduan Lengkap Ilmu Tajwid untuk Segala Tingkatan
Harga Rp 69.000
Lihat Detail
Rp 80.000
Rp 80.000
Order Sekarang » SMS : 081225617934
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama Barang60 Hari Bisa Menerjemahkan al-Quran Sendiri
Harga Rp 80.000
Lihat Detail
Rp 110.000
Rp 110.000
Order Sekarang » SMS : 081225617934
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPanduan Lengkap Belajar Bahasa Arab Otodidak 2 (Kitab Sharaf)
Harga Rp 110.000
Lihat Detail
Rp 110.000
Rp 110.000
Order Sekarang » SMS : 081225617934
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPanduan Lengkap Belajar Bahasa Arab Otodidak 1 (Kitab Nahwu)
Harga Rp 110.000
Lihat Detail